Wisata Istana Ular Peroleh Dana Rp 75 Juta dari PNPM Mandiri Pariwisata

Orong – Welak. Realisasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pariwisata Manggarai Barat-NTT tahun 2012 mulai dilaksanakan. Tercatat sebanyak 9 wilayah destination wisata Manggarai Barat mendapatkan dana tersebut. Salah satu diantaranya lokasi wisata ular yang terletak di Weto, Kecamatan Welak, Manggarai Barat, NTT.

Menurut Ketua Tim Teknis Program Dinas Pariwisata Manggarai Barat, Gregorius Minta, tahun 2012 ini ada 4 desa baru yang mendapatkan dana PNPM Mandiri Pariwisata. Sedangkan 5 desa lainnya, melanjutkan program dari tahun sebelumnya yakni di Kecamatan Sano Nggoang Desa Wae Sano, Desa Cunca Lolos, dan Desa Liang Dara. Kemudian Kecamatan Komodo, Desa Labuan Bajo, dan Desa Batu Cermin. “Ada 4 desa baru tahun ini yang mendapatkan dana program, Desa Gorontalo (Komodo), Desa Golo Mbu (Werang/Sano Nggoang), Kampung Tado (Desa Nampar Macing/Sano Nggoang) dan Istana Ular (Desa Galang/Kec Welak),” tambah Goris

Sementara itu Fasilitator pengelolaan dana PNPM Mandiri Pariwisata di Kecamatan Welak, Encik Aburman, mengungkapkan tahun ini dana PNPM Mandiri Pariwisata untuk Istana Ular sebesar Rp 75 juta. Menurutnya, dana tersebut memang menurun dibandingkan program tahun lalu yang mencapai Rp 100 juta pada beberapa lokasi wisata lainnya di Mabar. “Program tersebut mulai dijalankan awal Juli 2012 ini, dan merupakan tahun pertama dari dua tahun yang dianggarkan program,” ungkap Encik.

Lebih lanjut dijelaskan Encik, sejumlah konsep pengelolaan telah disiapkan yang disesuaikan dengan dana yang ada. Seiring tujuan program untuk mengelola potensi wisata dan pendukung lainnya, dana PNPM Mandiri Pariwisata di Istana Ular akan dikelola kelompok-kelompok kegiatan masyarakat. Dintaranya kelompok seni tari, kelompok kerajinan, kelompok sayur mayur dan kelompok budaya.

Menurut Encik, prioritas kegiatan yang akan dilakukan adalah pembangunan fasilitas pendukung di pintu masuk wisata Istana Ular. Dintaranya dengan membangun tenda-tenda sederhana untuk tempat beristirahat para wisatawan. Sebetulnya kalau dana mencukupi, di pintu masuk bisa dilengkapi dengan tempat usaha masyarakat seperti studio photo. Studio ini bisa dimanfaatkan untuk mencetak “piagam” sebagai bukti bagi wisatawan telah mengunjungi lokasi tersebut.

“Masih banyak usaha penduduk sekitar yang akan terbangun bila konsep-konsep yang ada terlaksana dengan baik,” tambah Encik. Ia sangat yakin, bila wisata Istana Ular dikelola dengan baik dan teratur, potensi yang ada bisa meningkatkan pendapatan daerah, dan penduduk sekitar pun menikmati keuntungan. Wisatawan asing setiap minggu selalu ada yang datang meski jalan menuju lokasi wisata masih sulit dilalui kendaraan bermotor. ** rop

Video Istana Ular, Weto-Kec Welak

 

Lihat juga :

~ oleh renceng koe pada Juli 26, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: